💬 Chat WhatsApp KH Sobron Sebut Tangsel Jadi ‘Kota Qurani Modern’ dengan Empat Pilar Pengembang LPTQ Tangsel | PONDOK PESANTREN AL-QUR'ANIYYAH
KH Sobron Sebut Tangsel Jadi ‘Kota Qurani Modern’ dengan Empat Pilar Pengembang LPTQ Tangsel

Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang Selatan, KH Muhammad Sobron Zayyan, menyebutkan gagasan menjadikan Kota Tangerang Selatan jadi “Kota Qurani Modern”.

Dia manyampaikan ketika mengisi acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XVII LPTQ Kota Tangsel, di salah satu hotel di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel pada Selasa 23 Desember 2025.

Kata dia, gagasan tersebut akan memperkuat pembinaan Al-Qur’an yang adaptif dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai religius.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Qur’anniyah, Pondok Aren, itu menjelaskan bahwa konsep Kota Qurani Modern dapat diwujudkan melalui pembentukan “Kampung Qurani” di setiap kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

Menurutnya, Kampung Qurani diharapkan menjadi ruang pembinaan Al-Qur’an yang hidup di tengah masyarakat, sekaligus menjadi benteng moral dan spiritual.

“Jika konsep ini diterapkan, Insya Allah masyarakat akan dijauhkan dari berbagai musibah dan azab Allah. Ini juga menjadi ikhtiar mewujudkan Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius,” ujarnya.

KH Sobron menegaskan, realisasi program tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh komponen di Kota Tangsel, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, hingga masyarakat. Sebab, kemuliaan Al-Qur’an harus dijaga dan diperkuat melalui gerakan bersama.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti peran LPTQ Provinsi Banten agar lebih responsif terhadap aspirasi LPTQ kabupaten dan kota. Menurutnya, apabila masukan dari daerah tidak diakomodasi dengan baik, kualitas pembinaan dan prestasi Al-Qur’an di Banten berpotensi menurun.

“LPTQ Banten pernah menjadi rujukan nasional. Aspirasi dari daerah harus didengar agar kualitas itu bisa kembali kita bangun bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, berbagai LPTQ di kabupaten dan kota se Banten juga menyampaikan keluhan serupa. Karena itu, dibutuhkan komunikasi yang intens dan kebijakan yang inklusif agar pengembangan Tilawatil Qur’an di Banten semakin maju dan bermutu.

Peserta Rakerda XVII LPTQ Kota Tangsel -beritabanten.com/marfi.

Empat Pilar Pengembangan LPTQ Tangsel

Selaian itu dia mengatakan empat pilar arah dan kebijakan pengembangan LPTQ ke depan:

Penguatan SDM, LPTQ berupaya untuk terus melakukan penguatan2 SDM yang ada, maupun perekrutan tenaga baru, seperti Upgrading Dewan Hakim, sertifikasi dewan hakim yang merupakan kegiatan yang akan melahirkan dewan hakim yang profesional, itu yang pertama.

Kedua digitalisasi LPTQ, arah kebijakan LPTQ ke depan ingin mengembangkan dan menerapkan aplikasi elektronik LPTQ. Sebagai database peserta, database santri2 potensial dan juga elektronik penilaian.

Ketiga, ekosistem Qur’ani, yakni sebuah upaya untuk membentuk kampung Al Qur’an melalui pemusatan pembibitan qori, Hafizh dll di pondok pesantren2 yang ada di Tangerang Selatan. Bila di Kemenag ada kampung kerukunan, bila di kepolisian ada istilah sadar hukum, mungkin kita juga perlu membuat kampung binaan LPTQ dengan sebutan “kampung Qur’ani”.

Keempat, Prestasi, yakni LPTQ harus berupaya untuk menunjukkan prestasinya dengan mengambil kembali juara umum tingkat provinsi, dan juga memberikan kontribusi besar bagi kafilah provinsi Banten di level nasional. Sebagaimana 4 tahun ke belakang.

Peserta Rakerda XVII LPTQ Kota Tangsel -beritabanten.com/marfi.

Kemitraan Strategis Pengembangan Al-Quran

Selain itu, kata dia, LPTQ Tangsel akan menjalin kemitraan Strategis dalam Pengembangan Al-Quran adalah LPTQ Tangsel membuat MOU dgn berbagai pihak dalam pengembangan Al-Quran contoh LPTQ melakukan MOU dengan Perguruan Tinggi seperti UNIVERSITAS PTIQ, IIQ, UIN Ciputat dan perguruan tinggi lainnya MOU dalam bidang Pengembangan SDM Qurani dan Pembuatan Kurikulum pembelajaran Al-Quran

“LPTQ Tangsel memberikan Awards kepada Tokoh atau Guru yg berkontribusi dalam Pengembangan Quran,” dia tambahkan.

Adapun caranya,  LPTQ Tangsel memberikan Penghargaan baik secara materil mau non materil seperti pemberian Umroh Gratis bagi Guru Agama atau guru ngaji atau guru TPQ yg berjasa dalam pembelajaran quran, atau LPTQ memberikan penghargaan kpd tokoh yg berjasa dalam Inovasi Quran

“LPTQ menginisiasi Pameran hasil karya LPTQ terutama kaligrafi penjelasan nya bahwa LPTQ membuat acara Pameran hasil kaligrafi bekerjasama dgn pihak swasta bisa dgn Mall, UMKM, Dinas Perindustrian perdagangan dan pihak swasta lainnya dalam mensosialisasikan hasil hasil karya LPTQ,” demikian KH Sobron. (Red).

Tag :  

Popular Artikel
Indahnya Hidup Bersama Al-Quran
Alquran adalah sumber kemuliaan. Siapapun yang menjadikan Alquran sebagai panduan hidup, maka tidak ..
Al-Quran Sebagai Petunjuk untuk Manusia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alquran adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW seca..
Keajaiban Al-Quran
EMPAT belas abad lalu, Allah telah menurunkan kitab suci Alquran kepada umat manusia sebagai satu ki..